Iyo

Rabu, 11 Agustus 2010

Resensi Buku

" Cinta Sang Vampir"

Elizabeth begitu senang mendapati dirinya berdiri di gereja bersama pria yang sangat dicintainya, Darcy. Di hadapan para undangan, mereka mengikat janji setia sehidup semati.

Perjalanan panjang untuk menikmati bulan madu pun kini dimulai. Elizabeth begitu bahagia membayangkan apa yang akan terjadi kemudian. Sayangnya, apa yang Elizabeth harapkan tidak menjadi kenyataan. Ia merasa, ada sesuatu yang berbeda dari suaminya itu.
Saat ia berdekatan dengan suaminya, ia merasa ada yang tidak beres dengan suaminya. Ada rasa sakit yang tertahan, rasa lapar yang mencengkram. Elizabeth pun sulit untuk melukiskan apa yang terjadi dengan suaminya.
Belum lagi keanehan lain yang Elizabeth rasakan saat ia berada di kastil milik Sang Count—paman Darcy. Saat ia sendirian di dalam kamar, secara tiba-tiba saja Darcy berada di belakangnya. Tidak ada suara langkah kaki atau derit pintu terbuka. Yang ada hanya sunyi dan seketika itu pula Darcy ada di dekatnya.
Namun yang lebih mengherankan bagi Elizabeth adalah bulan madu yang seharusnya mereka rasakan penuh keindahan seolah tak kunjung tiba. Darcy malah mengajaknya berpindah-pindah tempat guna mengunjungi saudara-saudaranya di berbagai belahan Eropa.
Puncak keanehan yang dirasakan Elizabeth terjadi saat ia tidak sadarkan diri. Meski semua orang meyakini bahwa dirinya telah pingsan, namun apa yang dibayangkan Elizabeth sebelum hal itu terjadi terasa sangat nyata. Ia merasa bahwa ia telah membayangkan kejadian yang cukup langka. Kejadian yang sebenarnya memang pernah terjadi di kota itu.

Seiring dengan pertanyaan yang muncul dalam pikiran Elizabeth tentang semua kejadian itu, sikap Darcy terhadap dirinya makin tidak jelas. Di satu sisi Elizabeth merasakan cinta yang sangat tulus dari Darcy. Di sisi lainnya, ia merasa bahwa Darcy tidak benar-benar menginginkannya.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Darcy? Mungkinkah sesuatu yang menyakitkan telah terjadi pada Darcy? Lantas, rahasia apa yang bersembunyi di balik keanehan-keanehan yang Elizabeth rasakan selama ini?Dapatkan jawabannya dalam novel Mr. Darcy, Vampyre karya Amanda Grange. Novel yang diterbitkan di Indonesia oleh GagasMedia ini bercerita tentang kekuatan cinta sejati, meski mereka yang merasakannya merupakan dua mahluk beda dunia. Namun dengan adanya cinta yang tulus dan suci, rintangan apa pun bisa terlewati. Tidak peduli apakah mereka mampu bertahan dengan perbedaan itu atau tidak. Cinta yang mereka miliki memiliki kekuatan yang sangat besar untuk membuat keduanya bersama. Nuansa klasik yang dituangkan Amanda dalam novel ini terasa begitu kental, sehingga pembaca seolah diajak untuk mengarungi masa lampau. Masa dimana masyarakat masih percaya dengan adanya vampir. Menarik dan menegangkan! Selamat membaca.
Sumber: http://gagasmedia.net

Tidak ada komentar: